Trenggalek
Home » Berita » APBD Perubahan 2026 Trenggalek Disahkan, Anggaran Infrastruktur Bertambah Rp63,3 Miliar

APBD Perubahan 2026 Trenggalek Disahkan, Anggaran Infrastruktur Bertambah Rp63,3 Miliar

TRENGGALEK – Jurnalpos.id – Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama DPRD resmi menyepakati APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Dalam perubahan anggaran tersebut, sektor pembangunan infrastruktur mendapat tambahan alokasi belanja modal sebesar Rp63,3 miliar.

Pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Trenggalek di Graha Paripurna DPRD, Selasa (8/9/2026).

Dengan adanya tambahan tersebut, belanja modal Kabupaten Trenggalek meningkat dari sebelumnya sekitar Rp164 miliar menjadi Rp228 miliar.

Sebagian anggaran tambahan itu diarahkan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Alokasi untuk jalan, irigasi, dan jembatan tercatat mencapai Rp37 miliar.

Jelang Pilkades 2027, Guswanto Tegaskan Calon Kades Tak Harus Warga Asli Desa, Siapa Pun WNI Bisa Maju di Trenggalek

Selain pembangunan infrastruktur dasar, Pemkab Trenggalek juga menyiapkan anggaran Rp19,6 miliar untuk kebutuhan pengadaan tanah Jalur Lintas Selatan (JLS). Sementara itu, belanja peralatan dan mesin dialokasikan sebesar Rp46 miliar.

Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, menyampaikan bahwa pengesahan APBD Perubahan merupakan hasil pembahasan dan kesepakatan antara DPRD dengan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, hari ini DPRD Kabupaten Trenggalek sudah mengesahkan Raperda APBD Perubahan 2026 menjadi Perda,” ujar Doding.

Ia menjelaskan, setelah perubahan anggaran, pendapatan daerah disepakati sebesar Rp1,815 triliun. Sementara total belanja daerah ditetapkan mencapai Rp1,910 triliun.

Menurut Doding, terdapat penyesuaian pada sisi pendapatan yang mengalami penurunan sekitar Rp51 miliar. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah berkurangnya alokasi Dana Desa dari pemerintah pusat sekitar Rp81 miliar.

Kebakaran Hutan di Cakul Trenggalek, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Kendati terdapat penurunan pendapatan, pemerintah daerah dan DPRD tetap mengarahkan tambahan belanja pada sektor yang dinilai memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Belanja modal kita naik Rp63,3 miliar. Kita berharap pembangunan jalan, irigasi, dan jembatan bisa segera dilaksanakan agar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Trenggalek,” katanya.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara, turut mengapresiasi rampungnya pembahasan APBD Perubahan 2026 hingga ditetapkan menjadi Perda.

Ia berharap anggaran yang telah disepakati segera diterjemahkan dalam program pembangunan di lapangan, khususnya infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Tentu kita patut bersyukur. Perda APBD Perubahan 2026 sudah disahkan oleh DPRD,” kata Syah.

Ribuan Jamaah Al Khidmah Putihkan Pendopo Trenggalek, Semarakkan Hari Jadi ke-832

Menurutnya, percepatan pembangunan infrastruktur penting dilakukan karena tidak hanya berkaitan dengan konektivitas dan pelayanan publik, tetapi juga dapat mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia menekankan agar pelaksanaan pembangunan menggunakan anggaran perubahan tersebut tetap memperhatikan kualitas serta fungsi infrastruktur sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kita sangat berharap pembangunan infrastruktur tersebut bisa berkualitas dan fungsional agar dampaknya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (AG)

Berita Terbaru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post Populer

Post