TRENGGALEK, jurnalpos.id – Dalam rangka mendukung terwujudnya Asta Cita Pemerintah melalui Program Ketahanan Pangan, Polres Trenggalek terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kabag SDM Polres Trenggalek Kompol Sudaroini, S.H., memberikan motivasi kepada seluruh Bhabinkamtibmas agar senantiasa aktif mendampingi pelaksanaan Program Ketahanan Pangan di desa masing-masing.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Karo SDM Polda Jatim, dalam upaya mendukung terwujudnya Swasembada Pangan Indonesia.
Sebagai implementasi di lapangan, Bhabinkamtibmas Desa Watuagung, Polsek Watulimo, Polres Trenggalek melaksanakan pendampingan kepada kelompok tani jagung di Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.
Pendampingan dilakukan dengan turun langsung ke lahan pertanian bersama para petani. Selain membantu proses perawatan tanaman jagung, Bhabinkamtibmas juga berdiskusi dan berbagi informasi mengenai cara mengatasi hama maupun gulma yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman.
Kabag SDM Polres Trenggalek Kompol Sudaroini mengatakan, keterlibatan anggota Polri dalam Program Ketahanan Pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah sekaligus mempererat sinergi dengan masyarakat.
“Melalui pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas, kami berharap para petani semakin termotivasi dalam mengelola lahan pertanian sehingga hasil panen dapat meningkat dan mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Polres Trenggalek berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan Program Ketahanan Pangan melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di seluruh desa binaan. Dengan kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan target swasembada pangan nasional dapat terwujud serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di Kabupaten Trenggalek.(*).


Komentar