Sulawesi Barat
Home » Berita » Pelantikan Sekwan Mamasa Terkatung-katung, Aktivis Pertanyakan Komitmen DPRD

Pelantikan Sekwan Mamasa Terkatung-katung, Aktivis Pertanyakan Komitmen DPRD

Mamasa, Jurnalpos – Polemik pelantikan Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Mamasa kembali memanas. Sejumlah aktivis turun ke jalan menyuarakan kekecewaan mereka terhadap belum adanya kepastian terkait pelantikan pejabat yang akan mengisi jabatan strategis di lingkungan DPRD Mamasa. Kamis, (11/06/2026).

Dalam aksi yang digelar di Kota Mamasa, para demonstran menilai proses pengisian jabatan Sekwan telah berlangsung terlalu lama dan menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Mereka mendesak pimpinan DPRD agar segera menyelesaikan proses administrasi yang menjadi kewenangannya sehingga pelantikan dapat segera dilaksanakan.

Menurut para aktivis, keberadaan Sekwan definitif sangat penting untuk mendukung kelancaran tugas-tugas kelembagaan DPRD. Ketidakjelasan yang terus berlangsung dikhawatirkan dapat berdampak pada efektivitas pelayanan administrasi serta koordinasi antara legislatif dan eksekutif.

Dalam orasinya, massa menegaskan bahwa publik berhak mengetahui alasan di balik tertundanya pelantikan tersebut. Mereka meminta seluruh proses dilakukan secara terbuka dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan di luar aturan yang berlaku.

Aksi tersebut juga menjadi bentuk peringatan bahwa masyarakat terus mengawasi jalannya pemerintahan daerah. Aktivis menilai jabatan publik tidak boleh menjadi objek tarik-menarik kepentingan yang pada akhirnya mengorbankan pelayanan kepada masyarakat.

Sarman Sahudin Geram, Dugaan Ancaman Kades Masoso Dinilai Cederai Etika Pejabat Publik

“Jangan biarkan jabatan strategis ini terus menggantung. Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan spekulasi,” teriak salah seorang orator di hadapan peserta aksi.

Hingga aksi berakhir, massa menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut sampai ada keputusan resmi mengenai pelantikan Sekwan DPRD Mamasa. Mereka berharap seluruh pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret demi mengakhiri polemik yang telah menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.

  • Laporan: Roman.

Kepsek SD Burana Sebut Penggunaan Kayu Instruksi Kementerian, Kadis Pendidikan: Dinas Minim Terlibat dalam Teknis Proyek

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post Populer

Post