Aceh
Home » Berita » Jejak Hijau KPM dan PKK Desa Asir-Asir: Menanam TOGA, Menumbuhkan Manfaat untuk Keluarga

Jejak Hijau KPM dan PKK Desa Asir-Asir: Menanam TOGA, Menumbuhkan Manfaat untuk Keluarga

Aceh Tengah, jurnalpos.id — Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, KPM 15 Mandiri UIN SUNA Lhokseumawe berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Asir-Asir, khususnya ibu-ibu PKK dan masyarakat setempat, dalam kegiatan penghijauan dan pemanfaatan lingkungan melalui program Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan yang diberi nama “Jejak Hijau KPM” ini dilaksanakan selama delapan hari, mulai n10 hingga 17 Agustus 2026, di Desa Asir-Asir.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara mahasiswa KPM 15 Mandiri UIN SUNA Lhokseumawe dengan masyarakat desa dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan bermanfaat. Dalam pelaksanaannya, ibu-ibu PKK berperan aktif bersama mahasiswa KPM dan masyarakat dalam proses pembuatan serta penataan area TOGA.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperindah lingkungan desa, tetapi juga untuk mengenalkan dan mengembangkan pemanfaatan berbagai tanaman yang dapat digunakan sebagai obat keluarga. Keberadaan TOGA diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memanfaatkan tanaman yang memiliki manfaat bagi kesehatan.

Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KPM 15 Mandiri UIN SUNA Lhokseumawe bersama ibu-ibu PKK dan masyarakat bergotong royong mempersiapkan lokasi, melakukan penanaman, serta menata kawasan TOGA agar lebih tertata dan mudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat dalam setiap proses kegiatan, mulai dari persiapan hingga penyelesaian program.

Ibu Reje Desa Asir-Asir menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kolaborasi tersebut. Menurutnya, keberadaan TOGA di desa diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menyalakan Semangat Qur’ani, KPM 15 Mandiri UIN SUNA Lhokseumawe Gelar Gema Generasi Islam di Desa Asir-Asir

“Semoga dengan adanya TOGA ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga dengan memanfaatkan tanaman obat yang ada di sekitar kita. Selain itu, kami berharap kawasan TOGA ini dapat terus dirawat dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan, menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, serta menumbuhkan kepedulian bersama terhadap lingkungan dan kesehatan,” ujar Ibu Reje.

Program Jejak Hijau KPM menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, ibu-ibu PKK, dan masyarakat dapat melahirkan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Melalui kegiatan ini, semangat menyambut kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui aksi nyata dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga.

Diharapkan, keberadaan TOGA di Desa Asir-Asir dapat terus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka panjang. Kegiatan ini juga menjadi salah satu jejak pengabdian KPM 15 Mandiri UIN SUNA Lhokseumawe yang diharapkan dapat memberikan manfaat serta meninggalkan dampak positif bagi masyarakat Desa Asir-Asir.(*).

Sinar Wangi Ketenangan: Inovasi Lilin Aromaterapi Oleh Mahasiswa Kelompok 18 KPM Mandiri UIN SUNA Lhoseumawe Bersama Warga Desa Suka Julu

Berita Terbaru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post Populer

Post