pidie, jurnalpos.id – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah kecamatan mutiara resmi membuka turnamen sepak bola antar desa yang berlangsung di lapangan sepak bola kemukiman busu, kamis (6/8/2026). pertandingan pembuka mempertemukan kumangan fc melawan mee teungoh fc yang disaksikan ratusan masyarakat dari berbagai gampong.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri Camat Mutiara Nasrol, s.pd.,m.pd., unsur muspika kecamatan mutiara, para keuchik dari 29 gampong se-kecamatan mutiara, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat yang antusias menyaksikan laga pembuka turnamen.
Dalam sambutannya, Camat Mutiara Nasrol,s.pd., m.pd. mengatakan bahwa turnamen sepak bola antar desa merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi wadah mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
“Melalui turnamen ini kita ingin membangun semangat persaudaraan, memperkuat silaturahmi antar desa, serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan prestasi di bidang olahraga. saya mengajak seluruh pemain, pelatih, ofisial, suporter, dan masyarakat untuk menjunjung tinggi sportivitas, menghormati keputusan wasit, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung. menang dan kalah adalah hal biasa dalam olahraga, tetapi persatuan dan kebersamaan harus tetap menjadi yang utama,” ujar Nasrol.
Ia juga mengapresiasi panitia pelaksana, unsur muspika, pemerintah gampong, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat yang telah bekerja sama sehingga turnamen dapat terselenggara dengan baik. menurutnya, kegiatan seperti ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola yang dapat mengharumkan nama kecamatan mutiara di masa mendatang.
Pada pertandingan pembuka, kumangan fc menghadapi mee teungoh fc. kedua tim tampil dengan semangat tinggi sejak peluit awal dibunyikan. aksi jual beli serangan yang diperagakan kedua kesebelasan mendapat sambutan meriah dari para suporter yang memadati sisi lapangan.
Turut hadir dalam pembukaan turnamen tersebut keuchik gampong dayah tidiek, amlisyah, yang akrab disapa geuchik alex dan dikenal luas sebagai komentator sepak bola. menurutnya, turnamen seperti ini memiliki nilai positif dalam membangun kebersamaan masyarakat.
“Turnamen ini bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antar desa. saya berharap seluruh pemain dapat menunjukkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, dan menjaga nama baik gampong masing-masing. semoga turnamen ini berlangsung aman, tertib, dan sukses hingga babak final,” ujar Amlisyah (Geuchik Alex).
Sementara itu, Haji Jamal Abadi, tokoh masyarakat yang dikenal luas di kota beureunuen sekaligus ketua rapi kabupaten pidie, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut.
“Olahraga merupakan salah satu sarana terbaik untuk mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat. saya mengapresiasi pemerintah kecamatan mutiara, panitia, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. semoga turnamen ini dapat berjalan lancar serta melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat yang mampu mengharumkan nama kecamatan mutiara di masa depan,” kata Haji Jamal abadi.
Turnamen sepak bola antar desa kecamatan mutiara dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan mempertemukan tim-tim terbaik dari 29 gampong. selain menjadi hiburan bagi masyarakat dalam menyambut hut ke-81 kemerdekaan republik indonesia, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi, meningkatkan semangat sportivitas, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.(*)
- penulis: satria


Komentar