Aceh Utara, jurnalpos.id – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Kelompok 8 melaksanakan program kerja BAkau Hijau untuk pesisir lestARI (BAHARI) di Gampong Kuala Keureuto, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (11/8/2026).
Program BAHARI merupakan salah satu upaya mahasiswa KPM Kelompok 8 dalam mendukung mitigasi bencana di wilayah pesisir melalui pelestarian lingkungan. Program ini dilaksanakan dengan penanaman bakau sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan dalam menghadapi potensi bencana.
Gampong Kuala Keureuto merupakan salah satu wilayah yang terdampak banjir bandang Aceh pada 2025. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mahasiswa KPM Kelompok 8 memilih program pelestarian kawasan pesisir sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Geuchik Gampong Kuala Keureuto, M. Kaoy Amin, mengapresiasi pelaksanaan program BAHARI yang dinilai memiliki manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Program BAHARI ini sangat bagus karena selain menjaga lingkungan, juga menjadi salah satu bentuk upaya mitigasi bencana. Kita tentu masih mengingat bencana banjir yang terjadi sebelumnya, sehingga kegiatan seperti ini penting untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan pesisir,” ujar M. Kaoy Amin.
Ia berharap program tersebut tidak berhenti setelah kegiatan KPM selesai, tetapi dapat dilanjutkan dan dirawat bersama oleh masyarakat agar tanaman bakau dapat tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat bagi lingkungan gampong dalam jangka panjang.
“Harapan saya, tanaman yang sudah ditanam ini dapat dijaga dan dirawat bersama. Semoga ke depannya kawasan pesisir Gampong Kuala Keureuto semakin hijau dan masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan juga merupakan bagian dari upaya mengurangi risiko bencana,” tambahnya.
Sementara itu, anggota KPM Kelompok 8 Elvira Khairunnisa selaku bendahara mengatakan bahwa pelaksanaan BAHARI menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan pelestarian lingkungan bersama masyarakat.
“Melalui BAHARI, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan pesisir. Penanaman bakau bukan hanya tentang menanam, tetapi juga bagaimana tanaman tersebut dapat dirawat dan memberikan manfaat bagi lingkungan dalam jangka panjang,” kata Elvira.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap lingkungan pesisir serta mendorong keberlanjutan program setelah mahasiswa KPM Kelompok 8 menyelesaikan masa pengabdian.
“Harapan kami, masyarakat dapat terus merawat tanaman yang sudah ditanam dan menjadikan kegiatan seperti ini sebagai langkah bersama untuk menjaga lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa mendatang,” tutup Elvira.
Melalui program BAHARI, mahasiswa KPM Kelompok 8 berharap upaya sederhana yang dilakukan bersama masyarakat dapat menjadi bagian dari gerakan menjaga kelestarian pesisir sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana berbasis lingkungan di Gampong Kuala Keureuto.(red).



Komentar