Aceh, jurnalpos.id – Bapak Dirjen Adwil Kemendagri Bersama bupati aceh utara yahwa ismail menindaklanjuti laporan yang diterima, bahwa angin kencang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah Huntara, dengan rincian: Huntara Rumoh Rayeuk sebanyak 36 unit, Huntara Desa Langkahan 5 unit, Huntara Bukit Linteung 7 unit, serta Huntara Geudumbak sebanyak 10 unit.
Selain itu, pada Kamis (4/6/2026), cuaca ekstrem kembali melanda dan berdampak pada Huntara di Bukit Linteung dan Geudumbak. Saat ini, pemerintah daerah masih melakukan pendataan terhadap tambahan kerusakan yang terjadi.
kunjungan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah pusat atas laporan yang disampaikan oleh Bupati Aceh Utara. Ia menegaskan bahwa koordinasi telah dilakukan secara langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) guna mempercepat penanganan di lapangan.
“Pemerintah bergerak cepat untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan yang diperlukan. Kami telah berkoordinasi langsung dengan Menteri PU, dan perbaikan Huntara yang mengalami kerusakan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu tujuh hari,” ujar Bapak Drs Safrizal ZA MSi .
Demikian pula kerusakan huntara yang dibangun BNPB juga telah ditindak lanjuti oleh deputi darurat BNPB, Mayjen Budi.Bravo Bapqk Dirjen Adeil Kemendagri Sungguh Benar Peduli Kpd Masyarakat Nya..Semoga Napak Safrizal Za Allah Berikan Panjang Umur Nya Dan Sukses Dlam Menjalan Kan Tugas Nya Sebagai Abdi Negara,Salam Indoesia Sehat Menuju Aceh Pulih Dari Bencana Banjir Bandang.Tetap Semangat Rakyat Aceh Yg Allah Muliakan Nya.(SrNTv).

Komentar