PIDIE, jurnalpos.id — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk. Abdullah Syafi’i Beureunuen ikut berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan Hari Jadi (Uroe Lahee) Kabupaten Pidie yang ke-515. Kehadiran jajaran manajemen dan civitas hospitalia dalam Pawai Budaya Beuingat ini menjadi bukti nyata keselarasan antara pelayanan kesehatan modern dan pelestarian adat istiadat lokal.
Pawai budaya yang berlangsung meriah tersebut mengundang antusiasme tinggi dari ribuan masyarakat.
Agenda ini dirancang sebagai momentum penting untuk merawat ingatan kolektif warga terhadap nilai-nilai sejarah, adat, dan tradisi luhur kebudayaan Pidie.
Komitmen Merawat Tradisi dan Budaya Indatu
Manajemen RSUD Tgk. Abdullah Syafi’i Beureunuen menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya peringatan bersejarah ini. Keterlibatan aktif pihak rumah sakit menegaskan bahwa peran mereka tidak hanya terbatas pada aspek pelayanan medis, tetapi juga ikut menjaga identitas kebudayaan daerah.
“Selamat Uroe Lahee Pidie ke-515. Melalui semangat Pawai Budaya Beuingat, mari kita perkuat kebersamaan dan lestarikan warisan indatu untuk Pidie yang lebih bermartabat, sehat, dan sejahtera,” tulis manajemen RSUD Tgk. Abdullah Syafi’i dalam pesan resminya, Sabtu (19/9/2026).
Bersinergi untuk Pidie yang Sehat dan Bermartabat
Momentum hari jadi kali ini juga dimanfaatkan oleh RSUD Tgk. Abdullah Syafi’i Beureunuen untuk menegaskan kembali komitmen jangka panjang mereka. Pihak rumah sakit berjanji akan terus meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Pidie dan sekitarnya.
Di bawah semboyan resmi “Melayani dengan Hati, Merawat Tradisi”, seluruh direksi dan staf rumah sakit berharap perayaan ke-515 ini dapat menjadi titik balik penguatan pelayanan publik yang lebih humanis dan berakar pada kearifan lokal.(*).



Komentar