Sulawesi Barat
Home » Berita » 24 Jam Bungkam, Ketua KPU Mamasa Tak Kunjung Beri Penjelasan Soal Temuan BPK Rp1,2 Miliar

24 Jam Bungkam, Ketua KPU Mamasa Tak Kunjung Beri Penjelasan Soal Temuan BPK Rp1,2 Miliar

MAMASA, jurnalpos.id — Sorotan terhadap temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mamasa senilai sekitar Rp1,2 miliar pada Anggaran Pemilu Tahun 2024 terus bergulir. Namun hingga kini, upaya media untuk mendapatkan penjelasan langsung dari Ketua KPU Mamasa, Sumarlin, S.IP, belum membuahkan hasil. Rabu, (02/09/2026).

Konfirmasi dilakukan media sebagai bagian dari upaya memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, khususnya untuk memberikan ruang kepada pihak KPU Mamasa menjelaskan duduk perkara atas temuan tersebut.

Namun, alih-alih memberikan penjelasan substansial, Sumarlin hanya merespons singkat melalui pesan yang berbunyi, “Tunggu saya di jalan le Lea?”

Pernyataan tersebut kemudian menjadi satu-satunya respons yang diterima media. Setelah itu, hingga lebih dari 24 jam, tidak ada lagi jawaban maupun penjelasan lanjutan dari Ketua KPU Mamasa terkait substansi temuan yang dipertanyakan.

Sebelumnya, media juga telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Sekretaris KPU Mamasa, John Richardes, untuk memperoleh penjelasan mengenai temuan BPK tersebut.

Temuan BPKP Rp1,2 Miliar di KPU Mamasa Disorot, APH Didesak Segera Tindak Lanjuti

Namun, upaya konfirmasi kepada Sekretaris KPU Mamasa juga belum mendapatkan respons. Kondisi ini semakin memperkuat tanda tanya publik mengenai sejauh mana keterbukaan KPU Mamasa dalam memberikan penjelasan terkait persoalan pengelolaan anggaran yang menjadi sorotan.

Media telah berupaya menghubungi pihak-pihak yang memiliki kewenangan dan kapasitas untuk memberikan klarifikasi. Dengan demikian, ruang bagi KPU Mamasa untuk menyampaikan penjelasan sebenarnya telah dibuka.

Sikap diam tersebut tentu menimbulkan tanda tanya. Bukan karena media ingin menghakimi atau menyimpulkan adanya pelanggaran, melainkan karena publik berhak memperoleh informasi yang terang mengenai penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran negara.

Terlebih, angka yang menjadi sorotan bukan nominal kecil. Temuan sekitar Rp1,2 miliar menyangkut pengelolaan keuangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, sehingga wajar apabila publik mempertanyakan bagaimana temuan tersebut terjadi, apa penyebabnya, serta bagaimana tindak lanjut KPU Mamasa terhadap hasil pemeriksaan.

Sejumlah pertanyaan penting masih menunggu jawaban: apa bentuk temuan tersebut, siapa yang bertanggung jawab, apakah telah dilakukan pengembalian atau penyelesaian administratif, serta bagaimana status tindak lanjutnya saat ini?

Bupati Mamasa Welem Sambolangi Serukan “Stop Hoaks”: Masyarakat Diminta Bijak Saring Informasi

Upaya konfirmasi yang dilakukan media bukan bertujuan menyudutkan KPU Mamasa. Sebaliknya, kesempatan telah diberikan kepada pihak KPU untuk menyampaikan klarifikasi dan memberikan perspektif resmi sebelum informasi dipublikasikan.

Namun, ketika pertanyaan substantif tidak mendapatkan jawaban, publik akhirnya hanya disuguhi keheningan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan yang lebih besar: mengapa informasi mengenai temuan pemeriksaan yang menyangkut anggaran publik begitu sulit mendapatkan penjelasan dari pihak yang berwenang?

Media tetap membuka ruang kepada Ketua KPU Mamasa, Sumarlin, S.IP, Sekretaris KPU Mamasa John Richardes, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi secara resmi mengenai temuan tersebut.

Sebab, diam bukanlah jawaban atas pertanyaan publik. Terlebih ketika yang dipertanyakan adalah pengelolaan uang negara dan hasil pemeriksaan lembaga negara.

Respons Aspirasi Warga Buntubuda, Anggota DPR RI Ajbar Siap Turun ke Kalimbuang

Publik tidak membutuhkan spekulasi. Publik membutuhkan data, penjelasan, dan transparansi.

Kini bola berada di tangan KPU Mamasa. Akankah Ketua dan jajaran KPU Mamasa memberikan penjelasan terbuka mengenai temuan sekitar Rp1,2 miliar tersebut, atau pertanyaan publik kembali harus menunggu tanpa kepastian?

Penulis: ROMAN

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post Populer

Post