Aceh, jurnalpos.id – Setelah mengalami blackout berkepanjangan selama lebih dari 24 jam, sistem kelistrikan di wilayah Aceh akhirnya berhasil dipulihkan secara menyeluruh pada Minggu 24 Mei 2026.
Kepastian tersebut disampaikan PLN UID Aceh melalui rilis resmi yang menyebutkan bahwa proses pemulihan sistem kelistrikan di seluruh wilayah Provinsi Aceh telah selesai dilakukan pascagangguan besar pada jaringan transmisi Sumatera.
“Sistem kelistrikan di wilayah Provinsi Aceh saat ini telah berhasil dipulihkan seluruhnya pascagangguan,โ tulis PLN UID Aceh dalam keterangannya, melalui Manager Komunikasi & TJSPLN, Lukman Hakim.
Sebelumnya, gangguan pada jaringan transmisi 275 kV di ruas Muaro Bungo menyebabkan sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara terpisah dan memicu pemadaman massal di sejumlah daerah termasuk Aceh Selatan.
Akibat blackout lebih dari 24 jam tersebut, aktivitas masyarakat sempat lumpuh. Jaringan internet melemah karena tower telekomunikasi kehabisan daya cadangan, pelaku usaha tidak dapat beroperasi normal, hingga warga kesulitan mendapatkan air bersih akibat pompa listrik tidak berfungsi.
PLN UID Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder dan masyarakat atas dukungan serta kesabaran selama proses pemulihan sistem berlangsung.
โPLN UID Aceh menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh stakeholder serta kesabaran masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,โ lanjut pernyataan tersebut.
Meski aliran listrik telah kembali normal, masyarakat di sejumlah wilayah masih diimbau tetap bijak menggunakan listrik sembari menunggu sistem kembali stabil sepenuhnya.(SrNTv).


Komentar