Jawa Timur
Home ยป Berita ยป Kades Buka Suara, Tambang Galian C di Gador Trenggalek Dikeluhkan Warga

Kades Buka Suara, Tambang Galian C di Gador Trenggalek Dikeluhkan Warga

Potret tambang galian C Gador Durenan Trenggalek
Potret tambang galian C Gador Durenan Trenggalek

Trenggalek, Jurnalpos.id – Aktivitas tambang galian C berupa tanah uruk di Desa Gador, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menuai sorotan dari warga setempat.

Sebelumnya warga mengeluhkan dampak lingkungan yang ditimbulkan, terutama debu yang mengganggu, selain mengganggu lingkungan, isu yang tersebar diduga tambang tersebut tidak mengantongi izin resmi.

Kepala Desa Gador, Waras, membenarkan adanya aktivitas penambangan di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa sejak awal tidak pernah memberikan izin terhadap kegiatan tersebut.

โ€œMemang benar ada tambang galian C di sini. Pemiliknya sudah saya ingatkan sejak dulu. Istilahnya, saya tidak mengizinkan adanya penambangan tanah uruk di Desa Gador,โ€ ujar Waras saat ditemui.

Menurutnya, pemilik tambang berdalih telah membeli lahan dari warga setempat sebelum memulai aktivitas penambangan menggunakan alat berat. Namun, Waras mengaku tidak mengetahui ke mana hasil tambang tersebut dijual.

Dandim 0806/Trenggalek Dampingi Tim Itjenad Tinjau Jembatan Garuda di Prigi

โ€œSetelah dibeli, lahan itu langsung ditambang pakai alat berat. Saya sendiri tidak tahu hasilnya dijual ke mana,โ€ katanya.

Sebelumnya, aktivitas tambang ini sempat mendapat protes dari warga yang terganggu oleh debu, terutama saat kendaraan pengangkut tanah melintas di jalan desa.

Bahkan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) disebut pernah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Namun, hingga kini aktivitas tambang masih terus berlangsung.

โ€œWarga kecewa, karena debunya sangat mengganggu. Di sekitar rumah saya sendiri debunya sangat banyak,โ€ keluh Waras.

Ia menambahkan, dirinya telah beberapa kali meminta agar alat berat di lokasi tambang segera ditarik dari lokasi. Namun, permintaan tersebut belum diindahkan oleh pihak pemilik tambang.

Rawat Tradisi Leluhur, Masyarakat Trenggalek Kembali Gelar Larung Sesaji Kepala Kerbau di Dam Bagong

Ketika ditanya mengenai perizinan tambang, Waras menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui apakah aktivitas tersebut memiliki legalitas resmi atau tidak.

โ€œKulo mboten ngerti (saya tidak tahu) terkait perizinan,โ€ pungkasnya.(*).

Post Populer

Post