Pidie, jurnalpos.id – Komitmen nyata dalam kegiatan menyelamatkan dan membina masa depan generasi muda ditunjukkan langsung oleh Kepolisian Sektor Tangse. Pada Rabu, 07 September 2026.
Kapolsek Tangse, Iptu Taufik Kurrahman S.H turun langsung menyambangi SMP Negeri 1 Tangse guna memberikan motivasi sekaligus proteksi dini kepada sekitar 278 murid.
Kehadiran orang nomor satu di Polsek Tangse ini membawa agenda besar yang mengombinasikan peluang prestasi dan edukasi moral, diawali dengan Sosialisasi Penerimaan Murid Baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara, lalu dilanjutkan dengan penyuluhan pencegahan narkotika serta bahaya perundungan (bullying).
Dalam sesi pertama, Iptu Taufik Kurrahman S.H membakar semangat ratusan pelajar dengan memaparkan peluang emas melanjutkan pendidikan ke SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Sekolah berasrama unggulan binaan Polri ini menawarkan fasilitas berstandar internasional serta program beasiswa penuh bagi putra-putri terbaik bangsa.
“Kami ingin adik-adik di Tangse berani bermimpi besar. Gerbang emas untuk menjadi pemimpin masa depan lewat SMA Kemala Taruna Bhayangkara telah terbuka lebar. Persiapkan fisik, mental, dan akademik kalian sejak dini,” ujar Iptu Taufik Kurrahman, S.H.
Di hadapan ratusan siswa yang menyimak dengan penuh antusias.
Tabuh Genderang Perang Lawan Narkoba dan Aksi Bullying
Suasana aula sekolah seketika berubah menjadi lebih emosional dan penuh penekanan saat Kapolsek Tangse memasuki materi krusial mengenai dampak merusak dari narkotika dan perilaku bullying yang kerap menghantui lingkungan sekolah.
Menyikapi isu perundungan yang menjadi perhatian serius secara nasional, Iptu Taufid Kurhaman memberikan pesan menohok sekaligus menyentuh hati para siswa. Beliau menegaskan bahwa aksi menindas sesama teman bukanlah cerminan pelajar yang hebat, melainkan tindakan yang dapat menghancurkan masa depan.
“Stop bullying di sekolah ini”, tidak ada yang keren dari menindas atau mengejek teman sendiri. Satu tindakan buruk kalian bisa menyisakan trauma mendalam bagi orang lain. Jadilah generasi yang saling merangkul dan mendukung, bukan saling memukul.
Begitu juga dengan narkoba, sekali kalian menyentuhnya, maka gelap sudah masa depan kalian, tegas Kapolsek secara humanis namun penuh ketegasan.
Pendekatan dialogis interaktif yang dibawakan oleh Kapolsek Tangse membuat jalannya acara berlangsung hidup. Sebanyak 278 murid yang memadati lokasi acara tampak aktif berinteraksi. Di akhir sesi, seluruh murid bersama-เคธเคพเคฅ berkomitmen untuk menjaga lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba serta mewujudkan lingkungan belajar zero-bullying.
Pihak sekolah SMP Negeri 1 Tangse memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas kepedulian dan langkah proaktif yang diambil oleh Kapolsek Tangse beserta jajaran. Kehadiran figur kepolisian secara langsung di tengah-tengah pelajar ini diharapkan mampu menjadi benteng kokoh bagi moralitas anak bangsa di wilayah Tangse.(*).



Komentar