PIDIE, jurnalpos.id – Sepuluh mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar kegiatan sosialisasi dan promosi lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Baitul A’la Dayah Tgk. Syik Muhammad Dawod Beureu-eh, Sabtu (1/8/2026), di Jalan Banda Aceh–Medan Km 124, Gampong Baroh Barat Yaman, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Aceh.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu program kerja mahasiswa KPM sekaligus bagian dari sosialisasi kampus kepada masyarakat. Kehadiran para mahasiswa disambut oleh jajaran kepala sekolah dan dewan guru dari seluruh jenjang pendidikan yang berada di bawah yayasan.
Yayasan Baitul A’la Dayah Tgk. Syik Muhammad Dawod Beureu-eh mengelola pendidikan secara terpadu mulai dari PAUD Islam, TK Islam, SD Islam Mutiara, SMP Islam Mutiara yang telah terakreditasi A, hingga SMA Islam Tgk. Syik di Beureu-eh yang terakreditasi B. Seluruh lembaga pendidikan tersebut berada di kawasan kompleks Masjid Daud Beureueh.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMA Islam Tgk. Syik di Beureu-eh, Zulfikar, S.Pd., mengatakan bahwa sekolah yang dipimpinnya masih belum banyak dikenal masyarakat, padahal memiliki fasilitas pendidikan yang cukup memadai.
“Alhamdulillah kami memiliki gedung tiga lantai, masjid, lapangan olahraga, perpustakaan, hingga ruang belajar tahfidz. Kami berharap melalui promosi yang dilakukan mahasiswa KPM ini, masyarakat semakin mengenal sekolah kami sehingga ke depan semakin banyak orang tua yang mempercayakan pendidikan anaknya di sini,” ujarnya.
Selain memperkenalkan sekolah, mahasiswa KPM juga memberikan edukasi bertema “Pernikahan Dini” kepada siswa-siswi SMA Islam Tgk. Syik di Beureu-eh. Materi disampaikan secara interaktif dengan membahas berbagai dampak negatif pernikahan usia dini, baik dari sisi kesehatan, psikologis, pendidikan, maupun sosial.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya mempersiapkan masa depan dengan menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga memperkenalkan Universitas Islam Negeri Sulthanah Nahrasiyah Lhokseumawe kepada para siswa. Sosialisasi tersebut mencakup informasi mengenai jalur penerimaan mahasiswa baru tahun 2026, yakni melalui jalur SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, dan jalur Mandiri, sehingga diharapkan dapat memotivasi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Kegiatan pengabdian ini didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Husni Kamal, serta melibatkan sepuluh mahasiswa KPM, yaitu Muhammad Hatta Saiyus, Nu’man Amany, Nazira Mukhtar, Rafiqah, Tasha Fitria Bilbina, Intan Humaira, Miftahul Jannah, Risna Zahara, Alfiaturrahmi, dan Cut Salwa Alifa.
Melalui program promosi sekolah dan edukasi sosial tersebut, mahasiswa KPM berharap dapat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan di bawah Yayasan Baitul A’la Dayah Tgk. Syik Muhammad Dawod Beureu-eh sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya pendidikan dan perencanaan masa depan sebagai bekal membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pidie.(*).


Komentar