Trenggalek,Jurnalpos.id – Petugas Kepolisian Resor Trenggalek mengunjungi sejumlah Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di Desa Winong dan Desa Tegaren, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Kehadiran petugas yang dimotori Satbinmas tersebut dalam rangka asistensi sekaligus penilaian lomba Satkamling tingkat Kabupaten Trenggalek.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kabaglog Kompol Suyono, S.H., M.Hum selaku Ketua Tim Penilai mengatakan, lomba Satkamling digelar untuk menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026 mendatang.
“Lomba diikuti seluruh kecamatan di Kabupaten Trenggalek. Masing-masing menampilkan Satkamling terbaik dan pemenangnya nanti akan mewakili Kabupaten Trenggalek pada ajang serupa tingkat Polda Jatim,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, pihaknya mengaku kagum sekaligus bangga atas peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan melalui operasional Satkamling. Menurutnya, keberadaan pos Satkamling kini dibangun lebih nyaman dengan dukungan sarana prasarana yang memadai.
“Kita sangat mengapresiasi inovasi dan greget masyarakat, terutama di Desa Winong dan Tegaren yang membuat Satkamling lebih modern. Dilengkapi monitoring CCTV, HT bagi petugas piket, kotak P3K, APAR, sampai kentongan tradisional pun masih ada. Kalau boleh saya bilang, Satkamling ini sudah seperti miniatur kantor polisi kecil di tingkat desa,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatbinmas Polres Trenggalek AKP Rohmad Hudi, S.Pd. menuturkan, terdapat sejumlah indikator penilaian yang wajib dipenuhi masing-masing peserta. Di antaranya aspek sumber daya manusia, struktur organisasi, pelatihan, hingga pelaksanaan tugas Satkamling.
Selain itu, tim penilai juga melihat sumber anggaran pendukung operasional, keterlibatan masyarakat, serta dukungan pemerintah desa dalam pengelolaan Satkamling.
“Aspek operasional meliputi pembagian jadwal piket, kegiatan pencegahan kriminalitas maupun penanganan persoalan sosial di lingkungan, termasuk pembinaan dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sarana dan prasarana pendukung juga menjadi poin penting penilaian, seperti ketersediaan senter, tongkat, borgol, bangunan Satkamling yang strategis dan mudah diakses, serta sistem kerja yang tertata baik.
Polres Trenggalek berharap, lomba Satkamling ini mampu menginspirasi desa-desa lain untuk ikut ambil bagian menjaga keamanan lingkungan, menumbuhkan kepedulian masyarakat, serta mendorong modernisasi Satkamling di masing-masing wilayah.(*).


Komentar