Trenggalek, jurnalpos.id – Pemerintah Desa Pandean, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek mulai menyiapkan langkah strategis menyambut peluncuran program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dalam waktu dekat akan resmi dijalankan.
Program ini diharapkan menjadi penggerak baru ekonomi desa melalui penguatan distribusi kebutuhan pokok, energi, hingga pemasaran produk usaha mikro masyarakat khususnya di wilayah desa Pandean.
Kepala Desa Pandean, Suwarno, mengatakan saat ini pemerintah desa bersama pengurus koperasi masih menunggu regulasi resmi terkait operasional KDMP agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan.
Menurutnya, setelah resmi diluncurkan, pengurus koperasi akan langsung bergerak menyesuaikan program dengan regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Kalau sudah benar-benar diluncurkan nanti, pengurus koperasi akan berusaha bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti pupuk Indonesia, distribusi LPG, dan perdagangan lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima, peluncuran KDMP diperkirakan berlangsung pada April mendatang.
Karena itu, pemerintah desa mulai memetakan kebutuhan usaha yang bisa segera dijalankan agar koperasi tidak hanya hadir secara administratif, tetapi langsung produktif.
Strategi yang disiapkan salah satunya adalah menjadikan koperasi sebagai pusat distribusi barang kebutuhan dasar masyarakat.
Untuk tahap awal, stok barang dari PT Agrinas diperkirakan berupa sembako, sementara unit usaha lain akan dikembangkan oleh pengurus koperasi melalui kerja sama dengan PT Pupuk Indonesia dan distribusi LPG.
Selain itu, produk-produk dari pelaku UMKM Desa Pandean juga diproyeksikan mengisi rak koperasi sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal. Namun demikian, seluruh produk yang masuk nantinya tetap harus memenuhi standar kualitas.
Lebih lanjut Dijelaskan Suwarno Pemerintah desa juga menyiapkan pembinaan bagi pelaku UMKM agar mampu memenuhi standar produk yang dibutuhkan koperasi.
“Produk UMKM kemungkinan besar akan masuk ke koperasi, yang jelas harus sesuai standar. Nanti juga akan ada pembinaan terhadap UMKM yang ada di desa,” tutup Suwarno(*)


Komentar