Aceh
Home ยป Berita ยป Progres Sekolah Rakyat Subulussalam Capai 30,83 Persen, Waskita Kebut Pengerjaan

Progres Sekolah Rakyat Subulussalam Capai 30,83 Persen, Waskita Kebut Pengerjaan

Subulussalam, jurnalpos.id – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Subulussalam kini telah mencapai progres 30,83 persen. Sebagai kontraktor pelaksana, PT Waskita Karya (Persero) Tbk menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengerjaan agar fasilitas pendidikan tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Penyelesaian proyek ini sejalan dengan arahan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang menargetkan seluruh pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II rampung dan siap digunakan pada tahun ajaran baru Juli mendatang.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menyampaikan bahwa pengerjaan proyek terus dikebut dengan melibatkan ribuan pekerja. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 60.519 meter persegi tersebut mencakup pembangunan gedung SMA, SMP, SD, asrama, hingga fasilitas olahraga.

โ€œHampir 1.000 pekerja Waskita di lapangan bekerja 24 jam bergantian untuk menyelesaikan Sekolah Rakyat Aceh termasuk di Subulussalam. Kami akan terus meningkatkan jumlah pekerja menjadi 1.200 atau menembus 1.500 pada puncaknya,โ€ kata Ermy dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

Di tengah upaya percepatan pembangunan, Waskita tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja. Hingga saat ini, total jam kerja aman tanpa kecelakaan tercatat mencapai 412.156 jam.

Diduga Jadi Korban Penipuan Berkedok Pinjaman Koperasi, Warga Babahrot Tanggung Cicilan Utang

โ€œPekerjaan ini menjadi bagian dari kontribusi kami dalam menyukseskan Program Prioritas Pemerintah yang bertujuan memperluas akses pendidikan dan menghapus kemiskinan. Maka setiap detail tahapan sangat diperhatikan,โ€ tuturnya.

Meski menghadapi sejumlah tantangan seperti cuaca hujan, keterbatasan material, serta akses menuju lokasi proyek, Waskita tetap optimistis pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.

Untuk mengatasi berbagai hambatan tersebut, perusahaan menerapkan sejumlah strategi percepatan, di antaranya perubahan sistem struktur pelat lantai, penambahan alat berat, penggunaan fondasi foot plate, hingga optimalisasi distribusi material menggunakan alat berukuran lebih kecil. Selain itu, penambahan batching plant juga dilakukan guna mengatasi keterbatasan pasokan beton.

Dari sisi desain, Sekolah Rakyat Subulussalam dirancang dengan mengusung konsep green building yang mengedepankan efisiensi energi, kearifan lokal, keamanan terhadap bencana, serta kenyamanan bagi para siswa dan tenaga pendidik.(SrNTv).

Operasi Antik Seulawah 2026, Polres Pidie Ringkus 6 Pengedar Sabu dan Sita 78,04 Gram Barang Bukti

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post Populer

Post