Trenggalek, jurnalpos.id – Pengerjaan rabat jalan di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek terus dikebut oleh personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0806/Trenggalek bersama warga, Sabtu (2/5/2016).
Rabat jalan sepanjang 777 meter dengan lebar 2,5 meter tersebut dikerjakan secara gotong royong demi mempercepat peningkatan infrastruktur desa yang menjadi akses penting masyarakat.
Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD, Kapten Inf Edi Priyanto, mengatakan jalan yang tengah dibangun itu nantinya akan menghubungkan Desa Sukorejo dengan Desa Wonorejo.
โJalan yang kita rabat itu nantinya merupakan akses penghubung antara Desa Sukorejo dengan Desa Wonorejo,โ ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan jalan tersebut sangat penting bagi warga, khususnya yang memiliki lahan di lereng pegunungan Poncowati. Selain itu, jalan tersebut juga menjadi akses menuju destinasi wisata lokal, yakni Sungai Plethes di Desa Sukorejo.
โSekaligus menjadi akses menuju lokasi wisata Sungai Plethes,โ tambahnya.
Kapten Edi berharap, pembangunan jalan ini mampu mempercepat waktu tempuh masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi warga.
โDengan jalan yang sudah bagus, diharapkan dapat mempersingkat waktu tempuh serta meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,โ ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan tema TMMD ke-128, yakni โTMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.โ*
Selain rabat jalan, program TMMD ke-128 di wilayah ini juga mencakup pembangunan tanggul penahan jalan (TPJ) di delapan titik guna memperkuat konstruksi jalan di area rawan.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), seperti penyediaan air bersih di lima titik, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak sembilan unit, penghijauan, pembagian paket untuk anak stunting, hingga program ketahanan pangan dan pembersihan fasilitas umum.
Berbagai kegiatan nonfisik juga digelar, di antaranya sosialisasi wawasan kebangsaan dan bela negara, penanggulangan bencana alam, bahaya narkoba, pengembangan UMKM berbasis teknologi informasi, pembangunan desa wisata, kesehatan hewan, serta pencegahan stunting.
Selain itu, terdapat pula layanan masyarakat seperti pengobatan massal, pelayanan posyandu, pembuatan SIM dan perpanjangan STNK, serta layanan pendidikan.
Satgas TMMD juga mengadakan pelatihan dan edukasi berupa pelatihan penanggulangan bencana serta pembuatan pupuk organik. Kegiatan sosial seperti pembagian sembako, penanaman pohon, hingga pemutaran film perjuangan turut menjadi bagian dari rangkaian program TMMD ke-128.
Melalui berbagai program tersebut, diharapkan kehadiran TMMD mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, baik dari sisi infrastruktur maupun pemberdayaan sosial.(*).


Komentar