TRENGGALEK,Jurnalpos.id– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mulai memanaskan mesin politik pasca-konsolidasi internal yang intensif. Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Doding Rachmadi, S.T., secara terbuka menetapkan target ambisius untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2029 mendatang.
Meski saat ini PDI Perjuangan masih memegang kendali mayoritas di DPRD Trenggalek dengan perolehan 13 kursi, Doding menegaskan bahwa partai berlambang banteng moncong putih tersebut tidak ingin terlena dan menargetkan kenaikan signifikan menjadi 16 kursi.
Doding Rachmadi menjelaskan bahwa target 16 kursi tersebut bukanlah hal yang mustahil jika melihat soliditas kader saat ini. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan dominasi di Trenggalek merupakan modal kuat untuk melakukan ekspansi suara di wilayah-wilayah potensial.
“Saat ini kita memiliki 13 kursi di parlemen. Namun, semangat kita adalah terus tumbuh. Untuk Pileg 2029, target kita jelas, yakni meraih 16 kursi. Ini adalah mandat bagi seluruh kader untuk terus turun ke masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat,” tegas Doding dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).
Untuk mencapai target tersebut, Doding menekankan pentingnya restrukturisasi partai yang lebih inklusif, termasuk merangkul generasi muda dan memperkuat struktur hingga tingkat ranting. Ia meyakini bahwa keberhasilan pembangunan yang dipimpin oleh kader partai di eksekutif akan menjadi barometer utama kepercayaan masyarakat.
“Kita akan melakukan penguatan struktur dari tingkat DPC, PAC, hingga anak ranting. Sinkronisasi antara kerja legislatif dan kebijakan eksekutif yang prorakyat di bawah kepemimpinan Mas Ipin (Bupati Trenggalek) harus terus kita kawal agar masyarakat merasakan langsung manfaat dari keberadaan PDI Perjuangan,” tambahnya.
PDI Perjuangan Trenggalek saat ini memang dikenal memiliki basis massa yang sangat loyal. Namun, Doding mengingatkan para kader untuk tidak cepat berpuas diri mengingat dinamika politik yang akan semakin kompetitif di tahun 2029.
Target 16 kursi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa PDIP Trenggalek ingin mengamankan posisi Ketua DPRD secara mutlak serta memperluas pengaruh dalam menentukan arah kebijakan pembangunan di Kabupaten Trenggalek pada periode mendatang.
“Kerja-kerja politik harus dimulai dari sekarang. Tidak ada waktu untuk bersantai. 16 kursi adalah target nyata yang akan kita perjuangkan bersama-sama,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai pimpinan DPRD Trenggalek tersebut. (Ag)


Komentar