LHOKSEUMAWE, Jurnalpos.id – Suasana khidmat nan penuh haru menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe pada Kamis siang 02/04/2026.
Di bawah terik matahari, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H, tampak bersimpuh di samping pusara, memanjatkan doa tulus untuk salah satu personel terbaiknya yang berpulang ke Rahmatullah.
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Lhokseumawe ini bukan sekadar tugas formalitas, melainkan wujud nyata rasa kekeluargaan dan solidaritas yang tinggi dalam institusi kepolisian.
Solidaritas Tanpa Batas
Mengenakan seragam dinas lengkap, AKBP Dr. Ahzan membaur bersama keluarga almarhum dan warga setempat. Sambil menundukkan kepala, beliau terlihat khusyuk memanjatkan doa agar segala pengabdian almarhum semasa hidup menjadi amal jariyah yang diterima di sisi Allah SWT.
”Kami kehilangan salah satu putra terbaik. Kehadiran kami di sini adalah bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan almarhum kepada bangsa dan institusi selama ini,” ujar AKBP Dr. Ahzan dengan nada rendah.
Dukungan Moril untuk Keluarga
Tak hanya mendoakan almarhum, Kapolres juga menyempatkan diri menguatkan hati keluarga yang ditinggalkan. Beliau menyampaikan pesan mendalam agar keluarga tetap tabah menghadapi ujian ini.
”Semoga almarhum mendapatkan tempat mulia di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan serta keikhlasan dalam melepas kepergian orang terkasih,” tambahnya.
Sekilas Prosesi Pemakaman
Lokasi TPU Desa Meunasah Mesjid, Muara Dua.
Peserta: Pejabat Utama (PJU) Polres Lhokseumawe, rekan sejawat, keluarga, dan tokoh masyarakat.l, suasana khidmat dan penuh rasa persaudaraan.
Momen ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam tegas kepolisian, terdapat ikatan batin yang kuat antar personel. Bagi jajaran Polres Lhokseumawe, setiap anggota adalah bagian dari keluarga besar yang akan selalu dihargai pengabdiannya hingga akhir hayat.(SATRIADI).


Komentar