Trenggalek, jurnalpos.id – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas pembangunan dua jembatan gantung melalui program Jembatan Garuda yang menjadi akses vital bagi masyarakat di daerah tersebut.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan jajaran TNI atas pembangunan jembatan gantung yang membantu mempercepat konektivitas masyarakat di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses.
Salah satu jembatan tersebut dibangun di Dusun Gendingan, Desa Prigi, Kecamatan Watulimo. Jembatan yang diberi nama Jembatan Garuda itu kini menjadi penghubung penting bagi warga setempat, termasuk puluhan anak sekolah yang sebelumnya harus menyeberangi sungai untuk berangkat ke sekolah.
“Terima kasih Pak Prabowo, Pak Panglima, telah membangun Jembatan Garuda di Trenggalek. Ini termasuk jalur yang cukup vital meskipun aksesnya untuk anak sekolah. Yang penting sepeda motor dan pejalan kaki bisa lewat,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, sebelum adanya jembatan tersebut para siswa harus menyeberangi sungai yang berpotensi berbahaya, terutama saat debit air meningkat.
“Biasanya anak sekolah menyeberang sungai. Mungkin saat airnya kecil terlihat aman, tapi ketika debit air tinggi tentu berbahaya. Tadi saya tanya anak-anak sekolah, alhamdulillah mereka senang semua,” tambahnya.
Selain membantu akses pendidikan, jembatan tersebut juga mempermudah aktivitas ekonomi masyarakat. Warga setempat yang sebagian besar bekerja sebagai pekerja pengepakan ikan tidak perlu lagi memutar jauh melewati jalan makam umum ketika menuju tempat kerja, terutama pada malam hari.
Program pembangunan Jembatan Garuda sendiri merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan dan TNI AD yang bertujuan mempercepat konektivitas antarwilayah di daerah dengan akses terbatas.
Dari total 200 Jembatan Garuda yang diresmikan secara nasional pada tahun 2026, Kabupaten Trenggalek mendapatkan dua jembatan. Selain di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, satu jembatan lainnya dibangun di Desa Tegaren, Kecamatan Tugu.
Ketua RT 14 RW 3 Dusun Gendingan, Jamal, menyambut baik pembangunan jembatan gantung tersebut. Ia mengatakan masyarakat sangat terbantu dengan adanya akses penghubung baru di wilayahnya.
“Secara pribadi dan juga masyarakat sekitar, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mewujudkan jembatan di tempat kami,” ujarnya.
Menurutnya, sebelum ada jembatan warga harus memutar jauh untuk menuju lokasi tertentu. Bahkan anak-anak sekolah terpaksa menyeberangi sungai karena jalur alternatif terlalu jauh.
“Sekarang aktivitas masyarakat jauh lebih mudah, termasuk bagi warga yang bekerja di sektor perikanan maupun anak-anak yang berangkat sekolah,” katanya.
Peluncuran 200 Jembatan Garuda di seluruh Indonesia tersebut dilakukan secara serentak dan terhubung melalui pertemuan daring bersama Presiden Prabowo Subianto. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Komandan Kodim 0806 Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, jajaran Forkopimcam Watulimo, serta masyarakat sekitar.(*).


Komentar