Daerah
Home » Berita » Tambang Andesit di Ngares Trenggalek Berhenti, Aktivis Lakukan Reklamasi Swadaya

Tambang Andesit di Ngares Trenggalek Berhenti, Aktivis Lakukan Reklamasi Swadaya

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; runfunc: 0; algolist: 0; multi-frame: 1; brp_mask:8; brp_del_th:0.0013,0.0000; brp_del_sen:0.1300,0.0000; motionR: 0; delta:1; bokeh:1; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 7864320;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 97.99961;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: weather?null, icon:null, weatherInfo:100;temperature: 45;zeissColor: bright;

 

Trenggalek, jurnalpos.id – Aktivitas tambang batu andesit yang berlokasi di RT 22 Dusun Sambi, Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek, dengan luas lahan sekitar 3,6 hektare, kini telah berhenti beroperasi. Tambang tersebut diperkirakan telah beroperasi hampir selama 15 tahun sebelum akhirnya ditutup.

Penghentian operasional tambang terjadi setelah sejumlah warga masyarakat dan aktivis lingkungan menyuarakan keberatan melalui media sosial hingga menjadi viral. Sorotan publik tersebut mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek, yang kemudian mengambil langkah tegas dengan menghentikan aktivitas penambangan.

Tambang batu andesit ini diduga kuat menyimpang dari titik koordinat perizinan. Bahkan, aktivitas penambangan disebut telah mendekati permukiman warga, sehingga dinilai membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.

Meski sudah tidak beroperasi, kondisi lokasi bekas tambang diketahui belum direklamasi oleh pihak pengelola. Hal ini mendorong Laskar Anti Korupsi (LAKI) Kabupaten Trenggalek bersama organisasi kemasyarakatan dan insan media melakukan reklamasi secara swadaya sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan warga.

Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie Apresiasi Kapolres Lhokseumawe atas Bantuan Kemanusiaan Pasca Banjir

Sekretaris LAKI Kabupaten Trenggalek, Sumilih, mengatakan bahwa reklamasi dilakukan melalui penanaman kembali vegetasi di area bekas tambang untuk memperkuat struktur tanah dan mencegah potensi longsor.

“Ini adalah bekas tambang batu andesit, dan reklamasi ini kami lakukan secara swadaya bersama teman-teman media dan ormas. Tujuan utamanya agar tanah kembali kuat dan tidak terjadi longsor,” ujar Sumilih.

Menurutnya, kegiatan penanaman ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Trenggalek, khususnya terkait upaya pelestarian lingkungan dan program net zero carbon.

“Kami mencintai alam dan mendukung program pemerintah daerah. Tambang, apapun bentuknya, baik galian C maupun tambang emas, tetap merusak alam. Karena itu kami mengusung slogan ‘semua tambang ora ritek’,” tegasnya.

Lebih lanjut Sumilih menyebut kondisi lahan saat ini telah mengalami perubahan signifikan dibandingkan sebelumnya. Ia menduga kuat telah terjadi pelanggaran titik koordinat, sehingga aktivitas tambang mendekati bahkan mengancam rumah warga.

Futsal Bersama, Dandim dan Bupati Trenggalek Perkuat Sinergi TNI–Pemda

“Dulu lokasinya tidak seperti ini. Dugaan kuat memang melanggar titik koordinat. Karena itu kami bersuara, dan sekarang tambang ini sudah berhenti. Hari ini kami tanami kembali agar alam bisa pulih,” jelasnya.

Diketahui, sebelumnya terdapat sebuah rumah di area yang kini direklamasi. Rumah tersebut telah dibongkar dan dibangun kembali, namun masih menyisakan persoalan, salah satunya belum tersedianya fasilitas kamar mandi.

Dalam reklamasi swadaya ini, sejumlah pohon alpukat ditanam di lahan bekas tambang. Selain berfungsi sebagai penguat lahan, tanaman tersebut diharapkan memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat di masa mendatang.

“Pohon yang kita tanam alpokat, ini mungkin kedepan punya fungsi sebagai penguat lahan dan juga bisa menghasilkan nilai ekonomis,”jelasnya.

Saat ditanya apakah pihak tambang pernah melakukan reklamasi atau reboisasi, Sumilih menilai kondisi lapangan sudah menjadi jawaban.

Kapolres Lhokseumawe Pastikan Jembatan Darurat yang Dibangun Polri di Riseh Tunong Cot Calang Sudah Bisa Dilintasi

“Bisa dilihat sendiri kondisinya. Apakah ada reklamasi atau tidak, masyarakat bisa menilai. Faktanya, kami yang turun langsung bersama media dan ormas untuk melakukan reklamasi,” pungkasnya.(*).

Post Populer

Post

Januari 2026
SSRKJSM
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031