TRENGGALEK, jurnalpos.id – Sinergitas aparat TNI dan Polri bersama berbagai unsur pendukung terus diperkuat untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah selama momentum Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Trenggalek, Senin (23/3/2026).
Langkah pengamanan dilakukan melalui kesiapsiagaan personel gabungan di sejumlah titik strategis guna memastikan masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dan merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, serta tertib.
Pasukan dari Kodim 0806/Trenggalek bersama Polres Trenggalek serta stakeholder terkait disiagakan di sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) yang tersebar di jalur utama wilayah Trenggalek.
Pos-pos tersebut menjadi pusat koordinasi lintas instansi dalam memantau mobilitas masyarakat, mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sekaligus memberikan pelayanan cepat kepada pengguna jalan selama arus mudik hingga arus balik Lebaran.
Komandan Kodim 0806/Trenggalek, Isnanto Roy Saputro, menegaskan bahwa keberadaan personel gabungan di pos pengamanan memiliki fungsi strategis, tidak hanya dalam pengawasan lalu lintas, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran negara untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode libur keagamaan.
“Pengamanan ini bagian dari sinergitas TNI-Polri dalam mendukung kelancaran mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Semua kegiatan harus berlangsung aman dan tertib,” ujarnya.
Menurutnya, koordinasi antarlembaga menjadi faktor utama dalam menjawab berbagai dinamika di lapangan, termasuk potensi kepadatan kendaraan pada jalur utama menuju pusat kota, kawasan wisata, maupun titik perlintasan yang diperkirakan mengalami lonjakan volume kendaraan menjelang hari raya.
Selain pengaturan lalu lintas, personel yang bertugas di pos pengamanan juga disiapkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan informasi perjalanan, layanan kesehatan ringan, hingga penanganan kondisi darurat apabila terjadi gangguan selama perjalanan.
Kehadiran aparat gabungan di titik strategis diharapkan mampu mempercepat respons terhadap berbagai potensi hambatan yang muncul selama masa libur Lebaran.
Keterlibatan unsur pendukung lain seperti dinas perhubungan, tenaga kesehatan, satuan polisi pamong praja, hingga relawan turut memperkuat efektivitas pengamanan terpadu tersebut.
Dandim menambahkan, seluruh personel diminta menjaga profesionalitas dan mengedepankan pendekatan humanis dalam bertugas, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan situasi keamanan serta ketertiban di Trenggalek tetap kondusif selama arus mudik hingga arus balik Lebaran.(*).


Komentar