Trenggalek, Jurnalpos.id – Operasi Lilin Semeru 2025 yang digelar serentak dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 secara resmi berakhir pada 2 Januari 2026. Selama pelaksanaannya, operasi ini dinilai berhasil mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Trenggalek.
Atas capaian tersebut, Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel pengamanan, stakeholder terkait, serta masyarakat Kabupaten Trenggalek yang turut berpartisipasi dan mendukung jalannya Operasi Lilin Semeru 2025.
“Dalam mengelola Kamtibmas tentunya kami tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan Operasi Lilin Semeru 2025. Oleh sebab itu, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi nyata menciptakan kondusivitas Kamtibmas di Kabupaten Trenggalek,” ujar AKBP Ridwan.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa Operasi Lilin Semeru 2025 dilaksanakan selama 14 hari, terhitung sejak 20 Desember 2025. Operasi ini melibatkan sedikitnya 288 personel gabungan, yang terdiri dari 150 personel Polri serta 138 personel dari instansi terkait, di antaranya TNI, Polisi Militer, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Orari, Senkom, Rapi, dan Pramuka.
Dalam mendukung pengamanan, Polres Trenggalek mendirikan tiga pos pengamanan dan pelayanan serta pos pantau yang tersebar di sejumlah titik rawan. Selain itu, dibentuk pula lima satuan tugas (Satgas), yakni Satgas Preemtif, Preventif, Kamseltibcarlantas, Gakkum, dan Banops.
Fokus pengamanan selama Nataru meliputi pelaksanaan ibadah misa Natal di 29 gereja dan rumah ibadah, pengamanan mobilitas pemudik yang melintas di wilayah Trenggalek, serta pengamanan di sejumlah destinasi wisata.
“Semua Satgas berjalan beriringan, saling terkait dan bersinergi sehingga hasil yang dicapai lebih optimal. Berbagai potensi kerawanan seperti kemacetan, kecelakaan lalu lintas, maupun kriminalitas dapat ditekan dan ditangani dengan cepat serta tuntas,” jelasnya.
AKBP Ridwan menegaskan bahwa situasi aman dan nyaman selama perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, serta integritas seluruh pihak yang terlibat.
“Keamanan dan kenyamanan ini terwujud berkat komitmen bersama untuk menjaga Kabupaten Trenggalek tetap kondusif selama Nataru. Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih,” pungkasnya.(*)

